Jenis Konektor Ev charger

 

Jenis konektor EV charger utama di dunia dan Indonesia meliputi Type 2 (AC), CCS (Type 1 & Type 2) untuk AC/DC cepat, CHAdeMO (DC), dan GB/T (AC & DC) yang dominan di Tiongkok, dengan masing-masing memiliki standar dan kecepatan berbeda, di mana Type 2 dan CCS2 menjadi standar umum di SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) Indonesia saat ini untuk pengisian AC dan DC cepat. 

Jenis-jenis Konektor Utama:

Type 2 (Mennekes) (AC):

Paling umum untuk pengisian AC di Eropa dan Indonesia.
Memiliki 7 pin, mendukung daya AC hingga 22 kW (tiga fasa).
Banyak digunakan di SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) dan pengisian rumah.

CCS (Combined Charging System) Type 1 & 2 (AC/DC):

Kombinasi konektor Type 1 (Amerika Utara) atau Type 2 (Eropa) dengan tambahan dua pin DC di bawahnya.
Memungkinkan pengisian AC dan DC (fast charging) melalui satu soket.
CCS Type 2 adalah standar DC fast charging paling populer di Indonesia.

CHAdeMO (DC):

Standar DC fast charging dari Jepang, umum pada EV Jepang lama.
Memiliki soket terpisah untuk AC (biasanya Type 1 atau 2) dan DC CHAdeMO.

GB/T (AC & DC):

Standar nasional Tiongkok untuk AC dan DC, menyerupai Type 2 namun tidak kompatibel. 

Ringkasan Perbandingan:

Jenis Konektor Tipe Pengisian Daya Maks (Kira-kira) Kompatibilitas Indonesia

Type 2 AC 22 kW Sangat Umum (SPKLU)
CCS2 AC/DC 350 kW (DC) Standar DC Fast Charging
CHAdeMO DC 100 kW Terbatas (EV Jepang lama)
GB/T AC/DC 237.5 kW (DC) Terbatas (EV China)

Penting: Pastikan Anda mengetahui jenis konektor EV Anda dan kompatibilitasnya dengan stasiun pengisian (SPKLU) di Indonesia untuk pengisian yang efisien dan aman. 



CHECKOUT VIA CHAT

BELI DI MARKETPLACE

Diskusi