PASANG PANEL SURYA
Tagihan listrik semakin hari semakin terasa? Mungkin ini saatnya Anda melirik energi matahari sebagai solusi. Memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap untuk rumah dengan daya 2200 VA (Volt-Ampere) adalah langkah cerdas untuk menghemat pengeluaran jangka panjang dan berkontribusi pada lingkungan.
Tapi, sebelum mulai, apa saja sih bahan yang perlu disiapkan? Jangan sampai ada yang terlewat! Berikut adalah daftar lengkap komponen dan bahan pemasangan panel surya untuk kebutuhan 2200 Watt.
1. Pahami Dulu Sistem PLTS yang Anda Inginkan
Sebelum membeli bahan, Anda harus tahu dulu jenis sistem PLTS yang akan dipasang. Secara umum, ada tiga jenis utama:
On-Grid: Sistem ini terhubung langsung dengan jaringan listrik PLN. Kelebihannya, Anda tidak perlu baterai. Kelebihan produksi listrik di siang hari bisa "diekspor" ke PLN untuk mengurangi tagihan listrik Anda. Ini adalah sistem paling umum untuk hunian perkotaan.
Off-Grid: Sistem ini sepenuhnya mandiri dan tidak terhubung ke PLN. Wajib menggunakan baterai untuk menyimpan energi yang akan digunakan saat malam hari atau cuaca mendung. Cocok untuk daerah yang tidak terjangkau listrik.
Hybrid: Gabungan dari On-Grid dan Off-Grid. Sistem terhubung ke PLN dan juga memiliki baterai sebagai cadangan (UPS) jika listrik padam.
Artikel ini akan membahas bahan untuk ketiganya, namun akan lebih fokus pada sistem On-Grid yang paling populer untuk rumah 2200 Watt.
2. Komponen Wajib untuk PLTS Atap 2200 Watt
Berikut adalah daftar bahan inti yang wajib Anda siapkan.
Panel Surya (Modul Fotovoltaik)
Harga dari 1.3jt s/d 2.4jt

Ini adalah komponen utama yang menangkap sinar matahari. Untuk kebutuhan daya 2200 Watt, Anda tidak harus memasang sistem dengan kapasitas pas 2200 Watt-peak (Wp). Anda bisa mulai dari kapasitas yang lebih kecil atau lebih besar sesuai anggaran dan luas atap.
Rekomendasi: Untuk sistem 2200 Watt, kapasitas PLTS yang ideal adalah sekitar 2.000 Wp hingga 3.000 Wp.
Contoh Kebutuhan: Jika Anda menggunakan panel surya dengan kapasitas 450 Wp per lembar, maka Anda akan membutuhkan sekitar 5 hingga 7 lembar panel surya.
Tips: Pilih panel surya dengan teknologi terkini (seperti Monocrystalline) yang efisiensinya lebih tinggi, terutama jika luas atap Anda terbatas.
Watt meter
Inverter
Inverter adalah otak dari sistem PLTS. Alat ini mengubah arus listrik DC (searah) yang dihasilkan panel surya menjadi arus AC (bolak-balik) 220V yang digunakan oleh peralatan elektronik di rumah Anda.
Jenis Inverter:
Inverter On-Grid (Grid-Tie): Wajib untuk sistem on-grid, akan otomatis mati jika listrik PLN padam demi keamanan.
Inverter Off-Grid: Memerlukan baterai untuk beroperasi.
Inverter Hybrid: Bisa berfungsi sebagai on-grid maupun off-grid.
Kapasitas: Untuk sistem PLTS 2.200 Wp, gunakan inverter dengan kapasitas 2 kW atau 3 kW. Menggunakan kapasitas sedikit lebih besar (3 kW) memberikan ruang jika Anda ingin menambah jumlah panel di kemudian hari.
!(
Baterai (Khusus Sistem Off-Grid & Hybrid)
Jika Anda memilih sistem on-grid, Anda tidak memerlukan komponen ini. Namun, untuk off-grid atau hybrid, baterai adalah wajib untuk menyimpan energi.
Kapasitas: Kebutuhan kapasitas baterai (diukur dalam kWh) sangat bergantung pada berapa banyak energi yang Anda konsumsi di malam hari.
Jenis: Ada beberapa teknologi baterai, yang paling umum adalah VRLA (lebih murah) dan Lithium-ion (lebih tahan lama dan efisien).
Rangkaian Automatic transfer switch(ATS)
Relay
Sistem Mounting (Rangka Dudukan)
Ini adalah kerangka yang menopang panel surya di atap Anda. Jangan sepelekan komponen ini, karena menyangkut keamanan dan ketahanan instalasi terhadap angin dan cuaca.
Material: Umumnya terbuat dari Aluminium atau Galvanis yang anti karat.
Jenis: Desain mounting akan disesuaikan dengan jenis atap Anda (genteng tanah liat, metal, dak beton, dll.). Pastikan menggunakan mounting yang tepat agar tidak merusak atap dan menyebabkan kebocoran.
Kabel & Konektor Khusus Panel Surya
Anda tidak bisa menggunakan kabel listrik biasa. Diperlukan kabel khusus yang tahan terhadap panas dan sinar UV.
Kabel PV: Gunakan kabel khusus fotovoltaik (PV Cable) dengan ukuran yang sesuai (biasanya 4mm atau 6mm) untuk menghubungkan panel surya ke inverter.
Konektor MC4: Ini adalah konektor standar yang tahan air dan cuaca untuk menyambungkan antar kabel panel surya.
Kabel AC: Kabel listrik standar untuk menghubungkan output inverter ke panel MCB (Miniature Circuit Breaker) di rumah.
Perangkat Keamanan & Kontrol (Safety Devices)
Keamanan adalah nomor satu! Komponen ini wajib ada untuk melindungi sistem PLTS dan rumah Anda dari risiko korsleting atau lonjakan tegangan.
MCB DC: Dipasang antara panel surya dan inverter untuk proteksi arus DC.
MCB AC: Dipasang antara inverter dan jaringan listrik rumah untuk proteksi arus AC.
Surge Protection Device (SPD): Melindungi sistem dari lonjakan tegangan akibat petir. Wajib ada, baik di sisi DC maupun AC.
Sistem Grounding (Arde): Untuk mengalirkan arus berlebih ke tanah demi keamanan.
KWH Meter Ekspor-Impor (Untuk On-Grid)
Jika Anda memasang sistem On-Grid, Anda wajib melapor ke PLN untuk mengganti kWh meter lama Anda dengan kWh Meter Ekspor-Impor (Net-Metering). Alat ini akan menghitung berapa energi yang Anda kirim ke PLN dan berapa yang Anda ambil, sehingga tagihan Anda bisa berkurang secara akurat.
Kesimpulan: Jangan Asal Pilih!
Mempersiapkan bahan untuk pemasangan panel surya 2200 Watt memang terlihat kompleks, namun sebenarnya cukup sederhana jika Anda memahami fungsi setiap komponen.
Berikut ringkasannya:
Panel Surya: 5-7 lembar @450 Wp.
Inverter: Kapasitas 2-3 kW (pilih jenis On-Grid, Off-Grid, atau Hybrid).
Mounting: Sesuaikan dengan jenis atap.
Kabel & Konektor: Gunakan yang berstandar PV.
Perangkat Keamanan: MCB, SPD, dan Grounding itu wajib!
Baterai: Hanya jika Anda memilih sistem Off-Grid atau Hybrid.
KWH Meter Exim: Wajib untuk sistem On-Grid.
Untuk hasil yang maksimal dan terjamin keamanannya, sangat disarankan untuk menggunakan jasa instalator profesional yang sudah berpengalaman. Mereka tidak hanya membantu memasang, tetapi juga bisa memberikan rekomendasi komponen terbaik sesuai dengan kondisi rumah dan anggaran Anda.
Siap beralih ke energi bersih? Semoga daftar ini membantu persiapanmu.
Baca juga :
Harga pasang baru listrik 2025(klik disini)
Harga pasang instalasi listrik(klik disini)
Tarif dasar listrik2025(klik disini)
Kode setting meteran listrik(klik disini)
